Sudah pukul 16.00, hanya kurang 30 menit lagi dari waktu perjanjianku bertemu lagi dengan sahabat kecilku, Adith. Dia berjanji akan kembali ke Indonesia hari ini, setelah 5 tahun menyelesaikan SMP dan SMA nya di Amerika. Kami berjanji akan bertemu disini, di bawah pinicillium tua ini, tempat favorit kami menghabiskan bermangkok-mangkok es krim coklat favorit kami, serta mengubur benda-benda kecil rahasia kami di antara akar-akarnya. Minggu lalu dia mengirimiku email singkat,,
tunggu aku di tempat biasa. ada sesuatu untukmu, jangan begitu terkejut melihat itu…
salam sayang untukmu…--dith
Aku tak tahu sesuatu apa yang bakal mengejutkanku nanti. Tapi dari kata-kata Adith di email itu, kurasa itu sesuatu yang mungkin akan bisa membuat bola mataku keluar dari rongganya. Tapi bisa saja si usil itu mengerjaiku, mungkin sesuatu itu hanya ijazah SMA’a dengan nilai nyaris sempurna tertera di dalamnya…pikirku sejak pertama membaca email itu sampai saat ini aku terduduk pasrah di bawah pinicillium tua ini. Kurasa kakiku mulai pegal saat hpku bergetar pelan dari dalam tas Mickeyku.
From : aadiiiithhh…
yangs,, kku daa nyampe airport.. gaa sabaar pengeeeen ketemuuuuu…misp iiiuh gelz……wait vooo meeee……^^
Yangs????bukan panggilannya untukku seperti biasanya…. but,whatever….batinku setelah menerima sms dari Adith. Setelah kututup flip hapeku, aku berjalan pelan ke arah kedai es krim di seberang jalan taman pinicillium ini sambil memasangkan headphone di telingaku.
geophysicist UGM 2010. tomboy, berisik, tapi ga rese. tellin' me to be cool? ow ow.. i'm always cool.

